TUGAS
BAHASA INDONESIA
TULISAN
UNTUK BULAN NOVEMBER
KONSEP
MENULIS LAPORAN ILMIAH (BAB 9)
TRI WIJAYANTO
28213970
3EB26
KONSEP
MENULIS LAPORAN ILMIAH (BAB 9)
Konsep
Laporan Ilmiah
Konsep dari laporan ilmiah adalah berkaitan dengan penelitian,
fakta, dan objektif dari permasalahan yang dibahas dalam laporan ilmiah. Maka
itu laporan ilmiah harus objektif, dan sesuai dengan fakta yang ada, serta
disusun secara sistematis.
Penulisan laporan adalah penyampaian pengalaman peneliti
dan hasil-hasilnya kepada masyarakat luas sehingga dapat berguna bagi
perkembangan ilmu dan pengetahuan.
Pengertian Laporan Ilmiah
Menurut E.Zaenal Arifin,1993 : Laporan Ilmiah adalah
laporan yang disusun melalui tahapan berdasarkan teori tertentu dan menggunakan
metode ilmiah yang sudah disepakati oleh para ilmuwan
Sedangkan secara umum Laporan ilmiah ialah karya tulis
ilmiah yang dibuat oleh seseorang atau sekelompok orang yang berhubungan secara
struktural atau kedinasan setelah melaksanakan tugas yang diberikan. Laporan
ilmiah dibuat sebagai bukti pertanggungjawaban bawahan/petugas atau tim/panitia
kepada atasannya atas pelaksanaan tugas yang diberikan. Laporan ilmiah harus
memuat data yang tepat dan benar serta objektif dan sistematis sehingga dapat
dijadikan ukuran untuk membuat pertimbangan dan keputusan.
Beberapa
hal yang harus diperhatikan mengenai laporan ilmiah, yaitu :
Laporan ilmiah mengemukakan permasalahan yang ditulis
secara benar, jelas, terperinci, dan ringkas;
Kegiatan menulis laporan ilmiah merupakan kegiatan
(utama) terakhir dari suatu kegiatan ilmiah;
Laporan ilmiah merupakan suatu dokumen tentang kegiatan
ilmiah dalam memecahkan masalah Secara jujur, jelas, dan tepat tentang
prosedur, alat, dan hasil temuan serta implikasinya;
Laporan ilmiah merupakan media yang baik untuk komunikasi
di lingkungan akademisi atau sesama ilmuwan;
Laporan ilmiah dapat digunakan sebagai acuan bagi ilmuwan
lain sehingga syarat-syarat tulisan ilmiah berlaku juga untuk laporan ilmiah.
Jenis-jenis laporan ilmiah :
1.Laporan lengkap (monograf) adalah laporan yang berisi
proses penelitian secara menyeluruh, dengan mengutarakan semua teknik dan
pengalaman penelitian dalam melaksanakan kegiatan penelitian.
2.Artikel ilmiah adalah laporan yang berisi intisari dari
laporan lengkap. Penulisannya lebih padat dan disesuaikan dengan jumlah halaman
yang disediakan dalam jurnal-jurnal ilmiah.
3.Laporan ringkas (summary report) adalah laporan dari
artikel yang sudah pernah diterbitkan yang ditulis ulang dengan menggunakan
bentuk dan gaya penulisan yang lebih sederhana; sehingga dapat dipahami oleh
masyarakat luas.
4.Laporan untuk administrator dan pembuat keputusan
adalah laporan penelitian yang diberikan kepada pemerintah, terutama berkenaan
dengan penelitian tindakan.
Ciri-ciri laporan ilmiah :
1. Pembacanya seorang atau sekumpulan orang tertentu.
Adakalanya laporan berbentuk buku dan ditujukan kepada pembaca umum. Jika
ditujukan kepada umum biasanya laporan berbentuk pamflet atau selebaran.
2. Bentuk laporan yang disajikan atas permintaan atau
perintah itu biasanya berupa laporan panjang yang terdiri atas: halaman judul,
surat penyerahan, daftar isi, pendahuluan, uraian pokok, dan sering juga
lampiran. Laporan pendek biasanya terdiri atas judul pokok dan nomornomor, dengan
perlengkapan seperti biasa dalam surat-menyurat formal.
3. Laporan itu bersifat sangat objektif, maksudnya
terutama untuk menyajikan fakta.
4. Bahasa dan nadanya formal.
5.Judul, subjudul, dan sub-sub judul, disusun dan diatur
dengan perencanaan yang mantik. Dalam Kamus Bahasa Indonesia, mantik diartikan
dengan (1) cara berpikir yang hanya mendasarkan pikiran.
Dari ciri-ciri laporan yang telah disebutkan di atas,
dapat ditarik suatu prinsip yang diterapkan pada ciri suatu laporan ilmiah,
yaitu :
1) Ditujukan
kepada pembaca tertentu;
2) Sistematika
laporan kadang disesuaikan dengan permintaan pemberi perintah atau pesanan
(dalam suatu hibah kompetensi);
3) Bahasanya formal, harus disesuaikan dengan standar
Bahasa Indonesia yang disempurnakan;
4) Memerhatikan kaidah-kaidah ilmiah sesuai dengan
disiplin keilmuannya;
5) Objektif.
Persyaratan bagi pembuat laporan
Syarat-syarat penulisan laporan di antaranya adalah :
A) Tepat tujuan;
B) Sistematis;
C) Penelitian
harus meyakinkan;
D) Kejelasan menurut kaidah ilmu.
Suatu karya dapat dikatakan ilmiah jika memenuhi syarat
sebagai berikut :
1) Penulisannya
berdasarkan hasil penelitian, disertai pemecahannya;
2) Pembahasan
masalah yang dikemukakan harus obyektif sesuai realita/ fakta;
3) Tulisan harus
lengkap dan jelas sesuai dengan kaidah bahasa, Pedoman Umum;
4) Ejaan Bahasa
Indonesia Yang Disempurnakan (EYD), serta Pedoman Umum Pembentukan Istilah
(PUPI);
5) Tulisan
disusun dengan metode tertentu;
6) Tulisan disusun
menurut sistem tertentu;
7) Bahasanya harus
lengkap, terperinci, teratur, ringkas, tepat, dan cermat sehingga tidak terbuka
kemungkinan adanya ambiguitas, ketaksaan, maupun kerancuan.
Sistematika atau kerangka Laporan Ilmiah
Bagian awal, terdiri atas :
Halaman judul: judul, maksud, tujuan penulisan, identitas
penulis, instansi asal, kota penyusunan,
dan tahun;
Halaman pengesahan (jika perlu);
HaLaman motto/semboyan (jika perlu);
Halaman persembahan (jika perlu);
Prakata;
Daftar isi;
Daftar tabel (jika ada);
Daftar grafik (jika ada);
Daftar gambar (jika ada);
Abstak : uraian singkat tentang isi laporan.
Bagian Isi, terdiri atas:
Bab I Pendahuluan berisi tentang: Latar belakang,
Identitas masalah, Pembatasan masalah, Rumusan masalah, Tujuan dan manfaat;
Bab II : Kajian Pustaka;
Bab III : Metode;
Bab IV : Pembahasan;
Bab V : Penutup.
Bagian Akhir, terdiri atas
Daftar Pustaka;
Daftar Lampiran;
Indeks : Daftar istilah.
Langkah-langkah penulisan laporan ilmiah yang harus
diperhatikan
Berikut beberapa langkah penulisan laporan ilmiah yang
harus Anda perhatikan adalah :
Tuliskan garis besar isi (outline) secara sederhana dan
sistematis;
Kembangkan outline tersebut dengan cara memberikan judul,
subjudul, bagian, dan subbagian;
Tuliskan hal yang akan diuraikan pada setiap judul,
subjudul, bagian, dan subbagian;
Cantumkan pada setiap judul, subjudul, bagian, subbagian
beberapa tabel, grafik, gambar, atau analisis statistik yang dapat melengkapi
argumentasi dari bahasan;
Penulisan laporan dimulai dengan mengacu pada outline
yang sudah dilengkapi dengan tabel, grafik, gambar, atau analisis statistik
lain;
Pada awal menulis jangan terlalu memperhatikan gaya
bahasa yang digunakan karena penulis harus langsung menuju sasaran untuk
menyelesaikan draft pertama dari laporan lengkap;
Gaya bahasa sebaiknya diperbaiki dengan memperhatikan :
(1) Konsistensi dan kesinambungan materi, (2) Menghilangkan
pengulangan makna kalimat agar kalimat menjadi jelas dan tulisan menjadi
ringkas, dan (3) Memperhatikan cara penulisan rujukan.
Daftar pustaka

Tidak ada komentar:
Posting Komentar