Senin, 23 Juni 2014

Peran Pertanian

PERAN PERTANIAN INDONESIA




Nama  : Tri wijayanto
Kelas   : 1EB21
NPM   : 28213970



PENDAHULUAN
Pada tulisan saya kali ini saya akan membuat tulisan yang berjudul peran pertanian di Indonesia. Sebelum membahas peran penting pertanian di Indonesia saya akan menjelaskan apa itu pertanian, mungkin anda sering dengar pertanian dalam kehidupan sehari-hari, tapi apa pengertian dari pertanian itu? Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Pada dasarnya semua kegiatan pertanian mempunyai manfaat yang sangat banyak antara lain bagi ekonomi, lingkungan, serta kehidupan makhluk hidup yang berada di sekitar area pertanian.
ISI
kegiatan pertanian meruapakan mata pencaharian terbesar penduduk di dunia termasuk Negara Indonesia. Sejarah di Indonesia tidak terlepas dari yang namanya pertanian yang menghasilkan bahan baku contohnya seperti jagung padi, sagu dll. Terutama pada masa penjajahan bangsa Belanda pada zaman itu kegiatan pertanian menjadi tingkat penentu tingkat sosial dan perekonomian seseorang. Meskipun kegiatan pertanian hanya menyumbang 4% dari PDB(pendapatan domestic bruto) suatu negara namun kegiatan pertanian ini menjadi lapangan kerja terbesar bagi suatu Negara. Berdasarkan dari penelitian BPS pada tahun 2002 bidang pertanian di Indonesia menyediakan lapangan pekerjaan 44,3% bagi penduduk meski hanya menyumbang sekitar 17,3% dari total PDB(pendapatan domestic bruto).
Dalam kegiatan ekonomi di Negara Indonesia pertanian merupakan sektor yang paling penting karena dari pertanian banyak sektor ekonomi yang tumbuh mulai dari sektor informal contohnya seperti pedagang eceran hingga pedagang besar. Mengingat negara Indonesia merupakan negara yang subur akan tanah, kaya akan sumber daya alam, sehingga berpotensi tinggi dalam mengembangkan usaha pertanian. Sudah seharusnya kita mengolah limpahan sumber daya yang ada dengan maksimal memanfaatkan sektor pertanian dinegara kita yang turut meningkatkan pula sektor pertanian baik secara langsung maupun tidak langsung membangkitkan sektor-sektor lainya dalam memajukan bangsa. Perlu kita ketahui mengapa sektor pertanian ini perlu dikembangkan dan dimajukan dinegara kita. Disebabkan oleh beberapa faktor yaitu:


Peranan Petani Dalam Penyediaan Pangan Masyarakat.
1.             peranan pertanian tidak lepas dari masyarakat.  Mengapa demikian karena petani menjadi pemasok setiap kebutuhan pangan dari setiap anggota keluarga dalam pemenuhan kebutuhan pokoknya sehari-hari.  Tanpa adanya petani manusia tentu tidak dapat memenuhi kebutuhannya bahkan harus mngimpor bar Namun dibeberapa negara besar seperti arab yang sering mengimpor hasil tani kedalam negaranya, kurang memanfaatkan peranan dari petaninya bukan dikarenakan faktor ketidaksediaan modal melainkan faktor  ketidakmampuann dari segi tanah dan iklim mereka untuk bercocoktanam, sehingga sektor pertanian kurang berkembang dinegara timur tersebut barang-barang pangan dari luar.

 Menjadi Basis Pertumbuhan Ekonomi

2.             Sektor pertanian menjadi salah satu dari unsur-unsur yang mengisi pertumbuhan perekonomian disetiap negara . Di negara arab sekalipun meskipun wilayahy lahanya tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan bercocok tanam namun sector perekonomian menjadi salah satu unsur pengisi basis pertumbuhan perekonomian dinegaranya misalnya dengan membudidayakan tanaman kurma yang nilai komoditinya cukup besar dalam pengeksporan keseluruh negara termasuk ke Indonesia yang ikut mengimpor komoditi pertanaian dari Arab. Dengan kata lain sektor pertanian meski hanya menyumbang tidak sampai dari ¼ pendapatan negara tetapi menjadi penopang terhadap pendapatan dari setiap negara terutama di Indonesia yang tiap tahunya mengekspor biji mete, beras, dan berbagai bahan pokok lainya dalam pangan menjadi pemasukan devisa negara tiap tahunya.

Menurut laporan BPS, sektor ekonomi yang menunjukkan nilai tambah bruto terbesar dalam PDB berdasarkan harga berlaku triwulan I-2010 adalah sektor industri pengolahan sebesar Rp380,9 triliun, kemudian sektor pertanian Rp239,4 triliun, disusul oleh sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar Rp208,0 triliun. Sementara sektor pertambangan dan penggalian sebesar Rp168,1 triliun, sektor konstruksi sebesar Rp150,4 triliun, sektor jasa-jasa sebesar Rp139,2 triliun, sektor keuangan, real estat dan jasa perusahaan sebesar Rp107,6 triliun dan sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar Rp93,4 triliun, serta terakhir sektor listrik, gas dan air bersih sebesar Rp11,7 triliun.

Dari data BPS tersebut bisa kita definisikan bahwa sector pertanian menempati peringkat ke-3 setelah sektor industry dalam pendapatan negara tiap tahunya. Melihat dari data BPS tersebut dapat dikemukakan bahwa sector pertanian merupakan sector yang cukup menguntungkan dan akan lebih meningkatkan devisa negara apabila ditingkatkan dan disebarluaskan pangsa pasarnya khususnya dalam pemasaran produk-produk local negara kita sehingga tidak kalah saing dengan produk-produk luar yang bermunculan saat ini.

PENUTUP
Dari apa yang saya tulis dari tulisan ini dapat disimpulkan bahwa peran pertanian di  inonesia mempunyai beberapa peranan penting bagi kehidupan bangsa. Penulis menyarankan agar mahasiswa dapat mengembangkan tulisan saya ini yang berjudul peran pertanian di Indonesia lebih dalam lagi. Semoga tulisan saya bisa bermanfaat dan bisa dimengerti sekian dan teria kasih.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar