PERAN
PERTANIAN INDONESIA
Nama :
Tri wijayanto
Kelas :
1EB21
NPM :
28213970
PENDAHULUAN
Pada tulisan saya kali ini saya akan membuat tulisan
yang berjudul peran pertanian di Indonesia. Sebelum membahas peran penting
pertanian di Indonesia saya akan menjelaskan apa itu pertanian, mungkin anda
sering dengar pertanian dalam kehidupan sehari-hari, tapi apa pengertian dari
pertanian itu? Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan
bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Pada dasarnya semua
kegiatan pertanian mempunyai manfaat yang sangat banyak antara lain bagi
ekonomi, lingkungan, serta kehidupan makhluk hidup yang berada di sekitar area
pertanian.
ISI
kegiatan pertanian meruapakan
mata pencaharian terbesar penduduk di dunia termasuk Negara Indonesia. Sejarah
di Indonesia tidak terlepas dari yang namanya pertanian yang menghasilkan bahan
baku contohnya seperti jagung padi, sagu dll. Terutama pada masa penjajahan
bangsa Belanda pada zaman itu kegiatan pertanian menjadi tingkat penentu
tingkat sosial dan perekonomian seseorang. Meskipun kegiatan pertanian hanya
menyumbang 4% dari PDB(pendapatan domestic bruto) suatu negara namun kegiatan
pertanian ini menjadi lapangan kerja terbesar bagi suatu Negara. Berdasarkan
dari penelitian BPS pada tahun 2002 bidang pertanian di Indonesia menyediakan
lapangan pekerjaan 44,3% bagi penduduk meski hanya menyumbang sekitar 17,3%
dari total PDB(pendapatan domestic bruto).
Dalam kegiatan ekonomi
di Negara Indonesia pertanian merupakan sektor yang paling penting karena dari
pertanian banyak sektor ekonomi yang tumbuh mulai dari sektor informal
contohnya seperti pedagang eceran hingga pedagang besar. Mengingat negara
Indonesia merupakan negara yang subur akan tanah, kaya akan sumber daya alam,
sehingga berpotensi tinggi dalam mengembangkan usaha pertanian. Sudah
seharusnya kita mengolah limpahan sumber daya yang ada dengan maksimal
memanfaatkan sektor pertanian dinegara kita yang turut meningkatkan pula sektor
pertanian baik secara langsung maupun tidak langsung membangkitkan
sektor-sektor lainya dalam memajukan bangsa.
Perlu kita ketahui mengapa sektor pertanian ini perlu dikembangkan dan
dimajukan dinegara kita. Disebabkan oleh beberapa faktor yaitu:
Peranan Petani Dalam Penyediaan Pangan Masyarakat.
1.
peranan pertanian tidak lepas dari
masyarakat. Mengapa demikian karena
petani menjadi pemasok setiap kebutuhan pangan dari setiap anggota keluarga
dalam pemenuhan kebutuhan pokoknya sehari-hari.
Tanpa adanya petani manusia tentu tidak dapat memenuhi kebutuhannya
bahkan harus mngimpor bar Namun dibeberapa
negara besar seperti arab yang sering mengimpor hasil tani kedalam negaranya,
kurang memanfaatkan peranan dari petaninya bukan dikarenakan faktor
ketidaksediaan modal melainkan faktor
ketidakmampuann dari segi tanah dan iklim mereka untuk bercocoktanam,
sehingga sektor pertanian kurang berkembang dinegara timur tersebut barang-barang
pangan dari luar.
Menjadi Basis Pertumbuhan Ekonomi
2.
Sektor pertanian menjadi salah satu dari
unsur-unsur yang mengisi pertumbuhan perekonomian disetiap negara . Di negara
arab sekalipun meskipun wilayahy lahanya tidak memungkinkan untuk melakukan
kegiatan bercocok tanam namun sector perekonomian menjadi salah satu unsur
pengisi basis pertumbuhan perekonomian dinegaranya misalnya dengan
membudidayakan tanaman kurma yang nilai komoditinya cukup besar dalam
pengeksporan keseluruh negara termasuk ke Indonesia yang ikut mengimpor
komoditi pertanaian dari Arab. Dengan kata lain sektor pertanian meski hanya
menyumbang tidak sampai dari ¼ pendapatan negara tetapi menjadi penopang
terhadap pendapatan dari setiap negara terutama di Indonesia yang tiap tahunya
mengekspor biji mete, beras, dan berbagai bahan pokok lainya dalam pangan
menjadi pemasukan devisa negara tiap tahunya.
Menurut laporan BPS, sektor
ekonomi yang menunjukkan nilai tambah bruto terbesar dalam PDB berdasarkan
harga berlaku triwulan I-2010 adalah sektor industri pengolahan sebesar Rp380,9
triliun, kemudian sektor pertanian Rp239,4 triliun, disusul oleh sektor
perdagangan, hotel dan restoran sebesar Rp208,0 triliun. Sementara sektor
pertambangan dan penggalian sebesar Rp168,1 triliun, sektor konstruksi sebesar
Rp150,4 triliun, sektor jasa-jasa sebesar Rp139,2 triliun, sektor keuangan,
real estat dan jasa perusahaan sebesar Rp107,6 triliun dan sektor pengangkutan
dan komunikasi sebesar Rp93,4 triliun, serta terakhir sektor listrik, gas dan
air bersih sebesar Rp11,7 triliun.
Dari data BPS tersebut bisa kita
definisikan bahwa sector pertanian menempati peringkat ke-3 setelah sektor
industry dalam pendapatan negara tiap tahunya. Melihat dari data BPS tersebut
dapat dikemukakan bahwa sector pertanian merupakan sector yang cukup
menguntungkan dan akan lebih meningkatkan devisa negara apabila ditingkatkan
dan disebarluaskan pangsa pasarnya khususnya dalam pemasaran produk-produk
local negara kita sehingga tidak kalah saing dengan produk-produk luar yang
bermunculan saat ini.
PENUTUP
Dari apa yang saya
tulis dari tulisan ini dapat disimpulkan bahwa peran pertanian di inonesia mempunyai beberapa peranan penting
bagi kehidupan bangsa. Penulis menyarankan agar mahasiswa dapat mengembangkan
tulisan saya ini yang berjudul peran pertanian di Indonesia lebih dalam lagi.
Semoga tulisan saya bisa bermanfaat dan bisa dimengerti sekian dan teria kasih.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar