Kamis, 03 Juli 2014

Tulisan perekonomian indonesia ( usaha kecil dan menegah)

USAHA KECIL DAN MENENGAH



 NAMA  : Tri wijayanto
 KELAS : 1EB21
 NPM     : 28213970  

                                                                                                                                                    



PENDAHULUAN

Pada tulisan saya kali ini saya akan membuat tulisan yang berjudul usaha kecil dan menengah. Sebelum membahas usaha kecil dan menengah atau biasa disingkat (UKM) saya akan menjelaskan apa itu usaha kecil dan usaha menengah mungkin anda sering mendengar kata-kata itu melalui radio, televisi dalam kehidupan sehari-hari, apa itu usaha kecil dan usaha menengah? Usaha kecil dan menengah adalah usaha yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih hanya Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.Dan usahanya berdiri sendiri. Pada tulisan saya ini saya akan menjelaskan definisi usaha kecil dan menengah secara lebih detail.Dan juga saya akan menjelaskan perkembangan jumlah unit dan tenaga kerja di UKM, nilai output dan nilai tambah,ekspor dan prospek UKM dalam era perdagangan bebas dan globalisasi dunia.

ISI

1.     Definisi usaha kecil dan menengah (UKM)
Pengertian umum usaha kecil dan menegah (UKM) secara umum adalah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat. Tetapi menurut keputusan presiden RI no no. 99 tahun 1998 adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri.
2.     Perkembagan jumlah unit dan tenaga kerja di UKM
Perkembangan jualah unit dan tenaga kerja di UKM jumlah unit tenaga kerja di UKM sangat bervariasi menurut sektor dan terutama UK terkonsentrasi disektor pertanian, sektor peternakan dan perikanan. Pada tahun 1997 jumlah UK di sektor tersebut tercatat 22.511.588 unit, dan pada tahun 1998 jumlahnya semakin meningkat menjadi 23.097.871 unit, atau tumbuh 2,6% Walaupun tidak ada studi-studi empiris yang dapat mendukung, namun dapat diduga (hipotesis) bahwa kenaikan jumlah unit UK tersebut erat kaitannya dengan boom yang di alami oleh beberapa subsektor pertanian, khususnya perkebunan sebagai efek “positif” dari depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
3.     Nilai Output dan input

Peran UKM di indonesia dalam bentuk kontribusi output terhadap pembentukan atau pertumbuhan PDB cukup besar, walaupun kontribusinya tidak sebesar terhadap penciptaan lapangan pekerjaan Kontribusi NO atau NT dari UK terhadap pembentukan PDB jauh lebih besar dibandingkan kontribusi dari UM. Akan tetapi, perbedaan ini tidak dikarenakan tingkat produktivitas di UK lebih tinggi daripada di UM, melainkan lebih di dorong oleh jumlah unit dan L yang memang jauh lebih banyak di UK dibandingkan di UM (dan UB). Dari data BPS (statistik Indonesia 2001) mengenai NO dan NT dari UK di sektor industri manufaktur menurut kelompok industri. Ada beberapa hal yang menarik. Pertama, NO atau NT bervariasi menurut subsektor, dan yang paling banyak (seperti juga yang di tunjukkan oleh data dari sumber-sumber lain) terdapat di tiga subsektor, yakni makanan, minuman, dan tembakau, tekstil dan produk-produknya (TPT), dan kulit serta produk-produknya, dan kayu beserta produk-produknya, yang lagi-lagi memberi suatu kesan bahwa IK dan IMI pada umumnya lebih unggul di ketiga subsektor itu di bandingkan di subsektor-subsektor lainnya.
Kedua, dibeberapa kelompok industri No dan NT dari IMII lebih besar dibandingkan IK. Sedangkan hasil SUSI 2000 menyajikan data mengenai nilai produksi bruto (NO), biaya antara, dan upah serta gaji dari usaha tidak berbadan hukum. Terakhir, data Deperindag menunjukkan bahwa dari NO total dari IDK sekitar 57,3 triliun rupiah. Tiga subsektor tersebut merupakan pusat konsentrasi dari kegiatan produksi UK.
4.     Ekspor
Selain kontribusinya terhadap pertumbuhan kesempatan kerja dan sebagai salah satu sumber penting pendapatan, UKM di Indonesia juga sangat membantu  karena memang mempunyai potensi besar sebagai salah satu sumber penting perkembangan (diversifikasi) dan pertumbuhan X, khusunya  pada manufaktur. Kemampuan UKM Indonesia untuk merealisasikan potensi-X nya ditentukan oleh suatu kombinasi dari sejumlah faktor – faktor keunggulan relatif yang dimiliki Ukm Indonesia atas pesaing-pesaingnya, baik dari dalam (UB) maupun luar negeri. Data Deperindag juga memberikan informasi mengenai perkembangan kinerja X dari IK untuk sejumlah komoditi. Dari segi nilai X, pakaian jadi, batik dan TPT lainnya serta barang-barang jadi dari kulit seperti tas merupakan X unggulan IK. Secara keseluruhan, nilai X dari IK setiap tahun sangat kecil jika di bandingkan dengan IM dan IB. Data Deperindag menunjukkan bahwa dalam tahun 2001 saham X dari IK sebagai suatu persentase dari ekspor total dari produk-produk nonmigas sekitar 6,9%, sedikit naik dibandingkan tahun 1999 yang sebesar 6,1%.



5.     Prospek UKM dalam era perdagangan bebas dan globalisasi dunia
Prospek UKM Dalam Era Perdagangan Bebas dan Globalisasi Perekonomian Duniabagi setiap unit usaha dari semua skala dan di semua sektor ekonomi, era perdagangan bebas dan globalisasi perekonomian dunia di satu sisi akan menciptakan banyak kesempatan. Namun di sisi lain juga menciptakan banyak tantangan yang apabila tidak dapat di hadapi dengan baik akan menjadi ancaman. Bentuk kesempatan dan tantangan yang akan muncul tentu akan berbeda menurut jenis kegiatan ekonomi yang berbeda.

Penutup
Dari apa yang saya tulis dapat disimpulkan bahwa usaha kecil dan menegah(UKM) adalah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat. Dan usaha kecil menengah(UKM) mempunyai peranan penting bagi kegiatan perekonomian negara. Penulis menyarankan agar setelah ini ada mahasiswa lain yang mengembangkan yang berjudul usaha kecil dan menengah(UKM) jauh lebih lebih dalam lagi.

DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar